Jln.Jendral Sudirman, Lima kaum

Tanah Datar, Sumatera Barat 27213

+62 812-6882-3584

24/7 Customer Support

Senin - Sabtu: 07.00 - 15:30

Jam Buka Sekolah

ADA APA DENGAN CITA-CITA DAN PANDEMI

Oleh : Andina Safitri (X Keagamaan 1, peserta lomba menulis MAN 2 Tanah Datar)

     “Corona,yang kamu lakukan ke aku itu,jahat.”kalimat itu terlontar ketika aku memandang poster tentang Covid-19.Poster itu kembali membangkitkan kekesalanku pada virus yang satu ini.Bagaimana tidak kesal,karena corona ini aku harus merencanakan ulang hal yang telah lama kususun selama 2 bulan terakhir.Tapi,yah sudahlah aku tak dapat berbuat apa-apa selain memperbarui rencana untuk kedepannya.

     Ini semua kehendak tuhan bukan?kita hanya mampu merencanakan sedangkan yang menetapkannya adalah sang khalik.Menasehati diri sendiri itu lebih baik,karena tau letak kesalahan itu dimana.

     Karena terlalu asik memandang si corona,aku jadi lupa kalau tengah berada di lampu merah.Alhasil aku dihujani umpatan kecil dari beberapa pengendara dibelakangku.

    “Woy,Neng itu lampunya udah Ijo masiih aja diem,mau ditabrak?”sebelum aku menaggapi ocehan pengendara ini,aku malah disalib dengan pernyataan yang bikin baper.

     “eh,yang didepan maju buruan, cantiknya nggak bakal kelewatan kok,”ah,ini kayaknya punya jiwa bucin nih,kok aku tau? Yah iyalah orang akunya juga punya jiwa bucin.hehe aku malah cengengesan sendiri.Karena tak mau mendengar umpatan lainnya aku pun kembali melajukan motorku ke surga,eh salah maksudnya ke rumah.

     Sebulan setelah kejadian aku mengatai si corona,ternyata dia tidak pergi kembali ke negara asalnya.Malah makin betah berlama-lama tinggal di Bumi Nusantara ini,akibatnya pandemi ditetapkan dan segala kegiatan dibatasi.Kuputuskan untuk kembali ke tempat poster si corona terpampang tapi,ternyata si coronanya nggak sendirian euy,ada poster lain yang bertuliskan “Kamu boleh lelah,Tapi jangan pernah menyerah.”

     Setelah membaca tulisan itu aku teringat tulisan dari @Deiika_”Bermimpilah setinggi mungkin dan titipkankan semua impianmu kepada Allah yang Maha Pengabul untuk setiap impian,yang tidak akan pernah mengecewakanmu.Asalkan kau tak pernah lelah untuk berjuang dan tetap optimis.”Kalimat itu langsung seakan menyindirku,aku yang terlalu menyalahkan musibah malah lalai dan melupakan impianku.Seharusnya aku bangkit bukan malah terus-terusan mendiamkan mimpi yang sempat terabaikan.Aku tak mau jadi seperti dia yang selalu abai dalam setiap kehadiranku,huuhu jadi sedihkan,eeh malah curhat.

     Aku optimis bahwa mimpi itu akan nyata jika diselingi dengan ikhtiar dan tawakkal kita kepada Yang Maha Kuasa.Esoknya aku langsung melanjutkan mimpi yang sempat tertunda dengan mengirimkan tulisan yang telah lama aku tulis ke sebuah penerbit yang sedang mengadakan kegiatan nulis bareng.Dengan harapan tulisan itu bisa dimuat di dalam buku.Alhamdulillah disaat hari terakhir kegiatan itu tulisanku lolos dan akan dijadikan buku Antologi bersama tulisan 122 penulis lainnya.Untuk pertama kalinya tulisanku bisa dimuat di dalam buku setelah sekian lama aku menjadi orang yang pesimis terhadap mimpi itu.

     Mimpi bukanlah suatu hal yang mustahil,jika diiringi dengan usaha yang memang benar-benar diniatkan dari hati.Di masa pandemi ini aku mendapatkan satu mimpiku.Sekarang,aku semakin yakin bahwa mimpiku yang lain bisa terwujud.

     Aku ingin menjadi srikandi Indonesia,menjadi penembus batas narasi.Menjadi kebanggaan tanah air sebagai putri nusantara.

     Anggap pandemi ini sebagai motivasi,pendorong untuk menggapai mimpi itu.Jangan anggap pandemi sebagai tujuan terakhir,anggaplah pandemi sebagai langkah awal untuk mencapai mimpi itu.Pepatah pernah mengatakan,”Usaha tak akan pernah menghianati hasil.”

     Buktikan kalau itu benar,ada Allah yang selalu bersama hambanya yang mau berusaha.Kita boleh diatas tanah,tapi jangan mimpi kita,langitkan mimpi kita agar peluang menggapainya semakin besar.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postingan Terkait

Sejarah Singkat MAN 2 Tanah Datar

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanah Datar terletak di kenagarian Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar atau berjarak kira-kira 2 km sebelah utara

Whatsapp
Tanya madrasah?
MAN 2 TANAH DATAR
Selamat datang di MAN 2 TANAH DATAR
ada yang bisa kami bantu??