Tentang MAN 2 Tanah Datar

MAN 2 TANAH DATAR– Kata Madrasah bersinonim dengan kata sekolah, yang pada hakikatnya adalah sebuah lembaga pendidikan pendidikan Islam yang berada di Naungan Kementerian Agama. Secara Geografis Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanah Datar keadaannya Nyaman, Jauh dari kebisingan dan sangat menunjang sebagai lokasi sebuah lembaga Pendidikan. MAN 2 Tanah Datar  terletak disebelah Utara Kota batusangkar, tepatnya di Nagari Limo Kaum. Jarak MAN 2 Tanah Datar + 2 Km dari pusat kota.

MAN 2 Tanah Datar, merupakan bunga setangkainya bagi Kabupaten Tanah Datar yang sering disebut dengan “ LUHAK NAN TUO”, karena Kabupaten Tanah Datar merupakan pusat kebudayaan Alam Minang Kabau tempo dulu. Kehidupan masyarakatnya yang berbenteng adat dan agama yang sering diungkapkan dalam pepetah  Minang “ ADAT BASANDI SYARAK SAYARAK BASANDI KITABULLAH”. Corak kehidupan masyarakat yang demikian disebabkan oleh pengaruh ulama besar Minang Kabau dulu yang telah berjuang membina masyarakat melalui surau-surau (pesantren=sebutan jawa) dan Madrasah-Madrasah yang mereka dirikan.

Munculnya lembaga pendidikan yang diberi nama “MAN 2 Tanah Datar” dewasa ini, bukanlah merupakan kehadiran yang tiba-tiba, tetapi adalah merupakan kelanjutan dari pertumbuhan sekolah/ Madrasah-madrasah dalam lingkungan Departemen Agama yang sekarang berubah nama menjadi Kementerian Agama yang didirikan oleh para-para Ulama atau Tokoh yang peduli kepada pendidikan Agama di Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo,

Proses kemunculan dan keberadaannya berasal dari empat jenjang pendidikan formal yang ada pada waktu itu, ke empat lembaga pendidikan Formal tersebut adalah :

  1. Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI)
  2. Pendidikan Guru Agama 6 Tahun Swasta (PGA 6 Tahun)
  3. Pendidikan Guru Agama 4 Tahun Negeri ( PGA 4 Tahun)
  4. Pendidikan Guru Agama  6 Tahun Negeri  (PGA 6 Tahun)

 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanah Datar ini merupakan Sekolah Umum yng bercirikan Agama Islam, sesuai dengan Keputusan Bersama antara Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.20/1976. Dan akhirnya sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan pemerintah dalam hal ini Departemen Agama (waktu itu), maka di tahun 1979 terjadi perampingan sekolah kejuaruan yang ada di bawah naungan Departemen Agama, tidak terluput PGAN 6 Tahun Batusangkar ini beralih fungsi menjadi MAN Batusangkar II, yang mana muridna diambilkan dari siswa kelas IV,V dan VI PGAN 6 Tahun tersebut. Adapun yang menjadi Kepala/ Pimpinannya Langsung di bawah komando BT. DT. TUMANGGUNG, BA. Yang sampai kemudian beliau dipromosikan menjadi Pengawas Pendidikan di Kanwil Depag Sumbar waktu itu.

Dengan kepergian BT.DT. TUMNGGUNG, BA, maka Jabatan kepala dipegang oleh Drs. ALI yang  mana yang bersangkutan merupakan hasil  prpomosi dari  MTsN Talalok Kab. Pesisir Selatan. Hal ini didasari oleh SKEP Menteri Agama tertanggal 29 Oktober 1984 No.B.II/3/10911/84. Kemudian Beliau digantikan oleh Bapak Drs. DARLEM DT. ANDOMO yang bertugas + 9 bulan , dan beliau meninggal tahun 1992 karena sakit, dan kepemimpinan MAN Batusangkar II (kemudian berobah namanya menjadi MAN 2 Batusangkar) kosong + 1 bulan. Dan akhirnya diambil kebijaksanaan oleh Kantor Depag Kab. Tanah Datar untuk mengangkat Bapak Drs. RUSLI MANAN sebagai pejabat sementara, kepemimpinan Bapak Drs. RUSLI MANAN + 6 bulan ( awal tahun 1993). Dan pemerintah menunjuk Bapak Drs. IRSYAM IDROES sebagai kepala MAN Batusangkar II sampai tahun 1994 (+ 1,5 Tahun). Diawali masa ini perkembangan pendidikan di lembaga yang telah berobah nama ini terjadi peningkatan mutu pendidikan, ini terlihat dari tingginya semangat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di MAN dan meningkatnya penerimaan PMDK dari lulusan MAN Batusangkar II di perguruan Tinggi Negeri.Akhirnya kepemimpinan MAN Batusangkar II dilanjutkan oleh Bapak Drs. H. SYAFRI NURSAN, karena Bapak Drs. IRSYAM IDROES di rpomosikan menjadi kepala MAN 1 Bukittinggi.

Dimasa kepemimpinan bapak Syafri semakin menampakan kiprahnya di tengah-tengah masyarakat Tanah Datar, ditandai dengan besarnya animo masyarakat untuk mensekolahkan anaknya di MAN Batusangkar II dan diringi oleh peningkatan mutu lulusan dan banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di daerah ini. Puncak keberhasilan kepemimpinan Bapak Syafri adalah adanya kegiatan Ektra Kurikuler dalam bidang Komputer, dan komputernya dibantu oleh Kemendikbud sumabr (kabid Bina Muda). Dengan pindahnya bapak Drs. SYAFRI NURHASAN ke MAN Payakumbuh, komputer yang ada di MAN juga ditarik kembali oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersamaan dengan Mutasi 4 orang guru MAN Batusangkar, diantara tiga orang menjabat sebagai Wakil kepala pada Madrasah ini.

Kemudian sesuai dengan SK Menteri Agama Tgl 31 Desember 1996 No:KW/I-B/C/8/638/1996, maka diangkat Bapak Drs. ANWAR DAY. DT.TAN BASA sebagai kepala MAN 2 Batusangkar sampai 12 Oktober 2002. Selama masa kepemimpinannya Perkembangan dan prestasi Sekolah semangkin meningkat, ini terlihat dari bertambahnya lokal, bertambahnya jumlah siswa termasuk regenerasi kepemimpina Wakil Kepala. Tidak kalah pentingnya banyaknya lulusan MAN 2 Batusangkar diterima baik melalui PMDK maupun Tes Sepenbaru di berbagai perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. Keberhasilan kepemimpinan Bapak Drs. H. Anwar Day juga ditandai semakin kaya model pembelajaran yang dilakukan oleh Guru di MAN 2 Tanah datar, dan perkembangan yang lain ditunjukan oleh MAN 2 Tanah Datar semasa kepemimpinan Bapak Drs. H. Anwar Day. DT. Tan Basa, yakni terjadinya peningkatan NEM lulusan MAN 2 Tanah Datar. Dan tak kalah pentingnya, semasa kepemimpinan beliau, MAN 2 Tanah Datar juga membuka jurusan keagamaan yang sering disebut dengan MAKN, dimana siswanya di pondokan di asrama yang telh di bangun di lokasi MAN 2 Tanah Datar, lulusan dari jurusan MAKN ini juga banyak diterima di Perguruan Tinggi Agama, termasuk di Universitas Al-Azhar Mesir. Dan untuk mengapresiasi jurusan MAKN ini kepala MAN 2 Tanah Datar bekerja sama dengan Stake holder mendirikan suatu lembaga pendidikan yang tidak terpisah dengan MAN 2 itu sendiri yang kemudian diberinama “PONDOK PESANTREN DARUL ULUM LUHAK TANAH DATAR” dimana kepala MAN 2 Tanah Datar sekaligus menjabat sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Luhak Tanah Datar tersebut, dan peletakan Batu pertama pembangunan pondok ini langsung dilakukan oleh Bupati Tanah Datar yang pada waktu di Jabat oleh Bpak MASDAR SAISA.

Tak kalah pentingnya, dimasa kepemimpinan Bapak Drs. H. Anwar Day juga di jalin kerja sama dengan STAIN Batusangkar, dimana mahasiswa yang menerima Beasiswa kerja melakukan prakter kerja di MAN 2 Tanah Datar sesuai dengan bidang keahliannya terutama dalam bidang Bahasa Inggris dan Bahasa Inggris.Terakhir sesuai dengan SK Menteri Agama tanggal 26 Juli 2002, maka diangkatlah Bapak Drs. ANASRIL sebagai kepala MAN 2 Tanah Datar  yang pelantikannya pada tanggal 12 Oktober 2002 oleh Bapak Bupati Tanah Datar MASRIADI MARTUNUS. Bapak Drs. ANASRIL sebelumnya menjabat sebagai Kepala MAN 1 Batusangkar.

Dimasa kepempinanan Bapak Drs. ANASRIL banyak menunjukan prestasi yang membanggakan MAN 2 Tanah Datar, diantaranya Juara 3, 2, dan juara 1 Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional kategori Reguler. Disisi lain prestasi yang membanggakan di masa kepemimpinannya, dimana beliau memberikan fasilitas dan kesempatan kepada Seluruh Guru dan Pegawai untuk melanjutkan pendidikan untuk mengembangkan dirinya, hal ini dibuktikan dengan lulusnya 6 orang  Guru dan Pegawai diberbagai perguruan tinggi dalam beasiswa S2 yang diangkatkan oleh Dirjen pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Dan masih banyak lagi prestasi yang membanggakan masyarakat Tanah Datar, termasuk pengembangan Sarana dan Prasarana. Masa kepemimpinan berlangsung samapi Februari 2009. Selanjutnya kepemimpinan MAN 2 Tanah Datar dijabat oleh  Bapak H. NASRUL ISMAIL, S.Pd.I Pengangkatan kepala MAN 2 Tanah Datar berdasarkan SK.Kanwil Kementerian Agama Propinsi Sumatera Barat tanggal 9 Februari 2009 dan pelantikannya dilaksanakan di AULA Kankemenag oleh Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, yakni Bapak Drs. H. SALMAN, MM.

Dimasa kepemimpinan Bapak H. NASRUL ISMAIL, S.Pd.I peningkatan Nama lembaga semakin berkembang, diantaranya terpilih MAN 2 Tanah Datar sebagai sekolah ADIWIYATA ( Sekolah berbudaya Lingkungan), yakni suatu tempat yang menyenangkan untuk menuntut ilmu dengan ciri kelindungan, kenyamanan, kebersihan dan peduli terhadap masalah lingkungan. Prestasi ini menjadikan nama MAN 2 Tanah Datar semakin harum di tingkat Propinsi Sumatera Barat, bahkan dalam program kegiatan Ektrakurikuler Bapak kita ini mempunyai perhatian yang serius, ini dibuktikan terkrimnya utusan MAN 2 Tanah Datar dalam Jambore Scout Line di Kelantan Malyasia dan terakhir mengikuti Jambore Pramuka Tingkat ASEAN di Trengganu Malaysia, dan masih banyak lagi keikutsertaan MAN 2 Tanah Datar dalam berbagai Lomba yang diadakan, baik tingkat Kabupaten, Propinsi dan Nasional. Kemudian dalam Bidang Seni Budaya kepala MAN 2 Tanah Datar ini juga mempunyai perhatian yang serius, hal dapat terlihat dengan dibentuknya Kelompok/Sanggar seni yang akan digunakan untuk penyambutan Tamu-Tamu Istimewa ke MAN 2 Tanah Datar, disamping itu juga membangun GALERY SENI yang menampung Hasta Karya siswa-siswi MAN 2 Tanah Datar. Terakhir dalam wacana dan program Kantor Kementerian Agama Kab. Tanah Datar  akan menjadikan MAN 2 Tanah Datar sebagai sekolah Percontohan di tingkat Madrasah Aliyah di Kabupaten Tanah Datar.

Sumber:

1.Arsip MAN 2 Tanah Datar 2002

2.Wawancara dengan Bapak Jumhur (orang tua) di MAN 2 Tanah Datar